A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; Berita has a deprecated constructor

Filename: controllers/Berita.php

Line Number: 7

Backtrace:

File: /home/pendopo/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 282

Backtrace:

File: /home/pendopo/public_html/application/controllers/Berita.php
Line: 11
Function: __construct

File: /home/pendopo/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_set_cookie_params(): Cannot change session cookie parameters when headers already sent

Filename: Session/Session.php

Line Number: 294

Backtrace:

File: /home/pendopo/public_html/application/controllers/Berita.php
Line: 11
Function: __construct

File: /home/pendopo/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 304

Backtrace:

File: /home/pendopo/public_html/application/controllers/Berita.php
Line: 11
Function: __construct

File: /home/pendopo/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 314

Backtrace:

File: /home/pendopo/public_html/application/controllers/Berita.php
Line: 11
Function: __construct

File: /home/pendopo/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 315

Backtrace:

File: /home/pendopo/public_html/application/controllers/Berita.php
Line: 11
Function: __construct

File: /home/pendopo/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 316

Backtrace:

File: /home/pendopo/public_html/application/controllers/Berita.php
Line: 11
Function: __construct

File: /home/pendopo/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 317

Backtrace:

File: /home/pendopo/public_html/application/controllers/Berita.php
Line: 11
Function: __construct

File: /home/pendopo/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: ini_set(): Headers already sent. You cannot change the session module's ini settings at this time

Filename: Session/Session.php

Line Number: 375

Backtrace:

File: /home/pendopo/public_html/application/controllers/Berita.php
Line: 11
Function: __construct

File: /home/pendopo/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_set_save_handler(): Cannot change save handler when headers already sent

Filename: Session/Session.php

Line Number: 110

Backtrace:

File: /home/pendopo/public_html/application/controllers/Berita.php
Line: 11
Function: __construct

File: /home/pendopo/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot start session when headers already sent

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/pendopo/public_html/application/controllers/Berita.php
Line: 11
Function: __construct

File: /home/pendopo/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: 8192

Message: Methods with the same name as their class will not be constructors in a future version of PHP; PasswordHash has a deprecated constructor

Filename: phpass-0.1/PasswordHash.php

Line Number: 27

Backtrace:

File: /home/pendopo/public_html/application/libraries/Tank_auth.php
Line: 2
Function: _error_handler

File: /home/pendopo/public_html/application/libraries/Tank_auth.php
Line: 2
Function: require_once

File: /home/pendopo/public_html/application/controllers/Berita.php
Line: 14
Function: library

File: /home/pendopo/public_html/index.php
Line: 319
Function: require_once

Kisah Mistis Rumah Kontrakan Berhantu - Berita Properti - Pendopo.com
properti indonesia

Properti Indonesia

Register dan pasang iklan hanya kurang dari 10 menit. Pastikan Anda sudah mempersiapkan foto-foto properti yang akan dijual. Selain foto, anda bisa menambahkan video, denah dan brosur untuk mengundang minat calon pembeli.

Pendopo.com

Berita Properti Pendopo.com

Kisah Mistis Rumah Kontrakan Berhantu

Kisah Mistis Rumah Kontrakan Berhantu

09 Jun 2022

Waktu itu saya bersama teman saya memutuskan mengontrak di sebuah rumah di Jogja. Kami yang berjumlah lima orang tergiur dengan harga rumah kontrakan itu yang terbilang murah di kelasnya.

Bahkan kami sempat terheran-heran dengan harga sewanya. Mengapa ada rumah dengan kondisi sebagus itu disewakan dengan harga di bawah rata-rata.

Merasa mendapat keburuntungan kami pun tidak mau menyia-nyiakan kesempatan itu.

Dari awal kita sudah tidak mempermasalahkan lokasi rumah itu yang dekat dengan kuburan. Pikir kami waktu itu adalah bahwa rumah itu pasti dulunya dibangun untuk ditinggali. Pastinya sudah dipertimbangkan kemanan dan kenyamananya. Lagi pula kami ini berlima, rasa-rasanya tinggal di dekat kuburan pastinya tidak akan merasa kesepian.

Apalagi di sekira rumah itu juga ada rumah-rumah lain yang juga ditinggali orang. Walaupun beberapa ada yang kosong juga.

Awal-awal kami tinggal tidak ada kejadian-kejadian aneh yang kami alami. Semua berjalan normal. Bahkan kami sering mengadakan pesta kecil-kecilan di rumah itu dan tidak ada masalah.

Semua berubah setelah sekitar 3 bulan kami tinggal.

Beberapa kali kami mendengar gerbang bergeser seolah ada yang membuka di tengah malam. Awalnya kami pikir itu salah satu dari kami yang sedang keluar malam hari. Namun pada suatu ketika ketika kita sedang kumpul bersama suara itu terdengar lagi.

Seolah ada yang membuka gerbang, kami pun mengecek untuk memeriksanya. Barangkali ada teman atau penduduk sekitar yang datang mendadak.

Ternyata tidak kami temui seorang pun. Kami pun mulai bertanya-tanya namun tidak berani menyimpulkan bahwa itu gangguan dari makhluk astral atau apapun. Kami masih berpikir bahwa itu ulah orang entah dengan tujuan apa kami tidak tahu.

Lalu kejadian aneh berlanjut ketika kami sering mendengar seolah ada sekelmpok orang sedang berjalan di sampin rumah. Anehnya waktu kami cek tidak ada oran satupun. Lagipula itu saat itu tengah malam. Kalaupun itu orang pastilah patut dicurigai karena masuk ke wilayah kami tanpa permisi. Lagipula gerbang masih dalam keadaan tertutup. Kalaupun bisa masuk pastilah memaksa entah lompat pagar atau yang lain.

Lalu kami sepakat untuk meningkatkan keamana dan semakin waspada. Namun anehnya tidak ada barang kami yang hilang dan tidak ada tanda-tanda adanya usaha perampokan atau pencurian.

Kejadian semakin aneh ketika salah seorang dari kami membawa teman ke kontrakan dan mengaku melihat sesuatu yang menyeramkan.

Pikir kami waktu itu teman kami itu sedang berhalusinasi atau terlalu banyak nonton film horor. Sehingga melihat kontrakan kami dengan dugaan yang aneh-aneh.

Namun semua menjadi serius ketika salah satu diantara kami mengalami hal janggal.

Saat itu, Putra, salah satu penghuni kontrakan sedang ingin menggunakan kamar mandi.

Ia tidak berani masuk karena terdengar keran air sedang dinyalakan. Sehingga ia pikir ada orang di dalamnya sedang menggunakan kamar mandi.

Ia pun memutuskan untuk menunggu giliranya. Setelah suara keran itu tidak lagi terdengar ia pikir sudah selesai siapapun yang ada di dalam.

Setelah pintu kamar mandi dibuka, ia kaget melihat kenyataan bahwa bak mandi dalam keadaan kosong. Bahkan lantai kamar mandi masih kering. Padahal jelas tadi terdengar suara gemercik air yang sangat deras.